Teknologi Merubah Individu

teknologi

Teknologi adalah sebuah metode praktis yang digunakan untuk menciptakan sesuatu yang berguna dan bisa digunakan secara berulang kali. Teknologi merupakan sarana dalam memecahkan masalah yang mendasar dari setiap peradaban manusia (Sardar, 1987). Teknologi sangat berkaitan erat dengan manusia, seperti kegiatan-kegiatan praktis yang dilakukan manusia sehari-harinya memerlukan bermacam-macam instrumen—alat-alat yang menunjang keseharian manusia. Jika didalam teknologi mesin dan industri ada instrumen kendaraan, seperti sepeda motor dan mobil. Sepeda motor maupun mobil dapat membantu orang-orang untuk bepergian kemanapun dan kapanpun. Ada pula teknologi informasi dimana didalamnya terdapat internet yang dapat menghubungkan komunitas komputer dari satu wilayah ke wilayah lainnya saling terhubung dan saling melakukan  komunikasi yang diatur oleh sebuah protokol. Internet sangat bermacam-macam fungsinya, dimulai dari sebagai media informasi, media hiburan, media jual-beli, maupun media ajang kreatifitas.

Kita semua setuju bahwa teknologi semakin hari semakin pesat. Terbukti dari persaingan-persaingan industri yang terjadi di seluruh dunia. Mereka hanya terpikirkan untuk bagaimana caranya meningkatkan kualitas produk. Menciptakan produk yang inovatif agar beda dari saingan mereka sendiri. Semakin banyaknya saingan saya kira semakin cepat juga teknologi mengalami perubahan. Ketika hal ini terjadi, dampaknya tidak hanya kepada pasar saja, namun kepada masyarakat bahkan kepada individu akan mengalami perubahan-perubahan sosial. Terkadang banyak individu yang tidak sadar bahwa semakin canggihnya suatu teknologi maka besar kemungkinan seorang individu tersebut menjadi malas, hal ini dikarenakan sifat kepraktisan tersebut. Praktis dalam mengerjakan apapun dikarenakan bantuan teknologi-teknologi yang dikembangkan sehingga manusia menjadi tidak produktif. Terkadang dikarenakan teknologi pesan makanan saja bisa di-delivery. Baca buku maupun novel sekarang bisa melalui smartphone-nya masing-masing. Teknologi sangatlah memudahkan siapa saja. Namun dampaknya sangat besar apabila seseorang yang menggunakan teknologi tersebut salah dalam mengambil sikap contohnya saja dikarenakan teknologi orang tersebut tidak ingin keluar rumah dikarenakan apapun yang ada diluar bisa dibeli melalui sistem pesan antar. Teknologi seperti smartphone juga terkadang dapat merubah moral penggunanya. Banyak yang tidak mengerti etika dalam penggunaan atau tata cara untuk menghubungi orang yang lebih tua melalui sms.  Hal ini menjadi sebuah problema yang dialami para dosen-dosen sebuah universitas dimana para mahasiswanya ketika menghubungi dosen-dosennya dengan cara yang tidak sopan atau penggunaan bahasa yang sama seperti mahasiswa tersebut mengirim pesan ke temannya. Hal ini sangat disayangkan, krisis moral dikarenakan teknologi sangat tidak menguntungkan banyak pihak. Saran dari saya ialah manfaatkanlah teknologi sebijak mungkin, karena teknologi itu membangun, bukan menghancurkan.

Balikpapan Kota Beriman

 

Hasil gambar untuk balikpapan kota berimanSiapa sih yang tidak kenal Kota Balikpapan, kota yang menjadi sentral di Kalimantan Timur ini walaupun bukan ibukota Kalimantan Timur, namun Kota Balikpapan tentunya kota yang paling maju di antara kota lainnya di Kalimantan Timur. Terbukti dari catatan bahwa Kota Balikpapan ialah kota dengan biaya hidup termahal se-Indonesia dan banyaknya pendatang yang melakukan transmigrasi ke Kota Balikpapan. Balikpapan merupakan surga bagi pendatang. Banyak pendatang dari pulau Jawa maupun Sulawesi yang menggantungkan nasibnya di Kota Balikpapan ini. Tercatat di tahun 2014, tepatnya di bulan Oktober Balikpapan kedatangan pendatang yang melakukan urbanisasi sebanyak 26.000 jiwa.

Suku asli Kota Balikpapan ialah Suku Paser-Balik yang merupakan suku minoritas. Suku Paser Balik menjadi minoritas dikarenakan Kota Balikpapan sendiri didominasi oleh Suku Banjar, Suku Jawa, serta Suku Bugis. Pada awal mulanya Suku Balik sendiri ialah suku yang berdiri sendiri dan tidak bersatu dengan Suku Paser dikarenakan banyaknya perbedaan. Namun dikarenakan kesamaan rumpun akhirnya Suku Balik dan Suku Paser dijadikan satu yaitu menjadi Suku Paser Balik.Secara garis besar ada lima budaya dasar sukubangsa asal Kalimantan yang disebut Rumpun Kalimantan, empat di antaranya terdapat di Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan yaitu: Banjar, Kutai, Dayak, Paser yang biasa disingkat Komunitas BAKUDAPA atau jika ditambah etnis Tidung menjadi BAKUDAPATI (Banjar, Kutai, Dayak, Paser, Tidung). Bahasa daerah yang sering digunakan oleh masyarakat Balikpapan sendiri ialah 1) bahasa Paser, 2) bahasa Kutai, 3) bahasa Banjar 4) bahasa Bugis, 5) bahasa Jawa. Untuk bahasa informal atau bahasa kesehariaan sendiri terkadang bahasa yang dipakai iyalah bahasa serapan dari kelima bahasa daerah yang sering digunakan masyarakat Balikpapan, namun bahasa banjar lebih dominan didalam bahasa serapan untuk penggunaan bahasa sehari-hari masyarakat Balikpapan.

Balikpapan memiliki 5 kecamatan, namun terhitung sejak tahun 2012 ketika diberlakukannya Perda Balikpapan No. 8 tahun 2012, Balikpapan menambah satu lagi kecamatan yaitu kecamatan Balikpapan Kota sehingga kini total kecamatan di Balikpapan sendiri ada 6 kecamatan, diantaranya: 1) Balikpapan Timur, 2) Balikpapan Selatan, 3) Balikpapan Barat, 4) Balikpapan Utara, 5) Balikpapan Tengah, dan 6) Balikpapan Kota. Sedangkan kelurahan yang ada di Balikpapan sebanyak 34 kelurahan, diantaranya 1) Manggar, 2) Manggar Baru, 3) Lamaru, 4) Teritip, 5) Prapatan, 6) Klandasan Ulu, 7) Klandasan Iliri, 8) Damai, 9) Sepinggan, 10) Gn. Sari Ilir, 11) Gn. Sari Ulu, 12) Gn. Bahagia, 13) Karang Rejo, 14) Sumber Rejo, 15) Mekar Sari, 16) Muara Rapak, 17) Karang Jati, 18) Marga Mulyo, 19) Marga Sari, 20) Baru Tengah, 21) Baru Ulu, 22) Baru Ilir, 23) Kariangau, 24) Damai Baru, 25) Damai Bahagia, 26) Sungai Nangka, 27) Gn. Samarinda, 28) Batu Ampar, 29) Telaga Sari, 30) Gn. Samarinda Baru, 31) Graha Indah, 32) Sepinggan Baru, 33) Sepinggan Raya, 34) Karang Joang. Sedangkan RW dan RT di Balikpapan berjumlah 369 untuk RW dan 1.143 untuk RT.

Tingkat perekonomian Kota Balikpapan bertumpu pada sektor Industri minyak dan gas, perdagangan dan jasa. Kota Balikpapan memiliki bandara berskala internasional yang dikenal dengan nama Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman. Bandara ini sendiri termasuk kedalam peringkat ke-16 sedunia dengan pelayanan terbaik di dunia. Selain itu Balikpapan memiliki pelabuhan kapal Semayang dan pelabuhan minyak yang dimiliki oleh Pertamina.

Kota Balikpapan juga terkenal sebagai Kota Minyak. Walaupun disebut sebagai Kota Minyak, harga bbm di Balikpapan sendiri sangatlah mahal dari harga bbm di pulau Jawa. Motto Kota Balikpapan yang terkenal ialah kubangun, kujaga, kubela. Untuk maskot Kota Balikpapan ialah beruang madu. Beruang madu dijadikan maskot dikarenakan hewan ini sudah tergolong langka dan diambang kepunahan. Untuk itu Balikpapan berupaya untuk mengembang biakkan hewan omnivora ini, dan Balikpapan berupaya besar agar spesies ini tidak punah. Untuk alasan itulah Balikpapan mengenalkan beruang madu lewat maskot. Balikpapan juga terkenal sebagai salah satu kota yang selalu mendapat penghargaan-penghargaan bergengsi. Balikpapan pernah mendapatkan penghargaan oleh Environment Suistainable City (ESC). ESC Award ini sendiri merupakan ajang penghargaan tingkat internasional dalam bidang lingkungan. Tiga indikator yang menjadi pengukur di ajang ESC Award ini sendiri yaitu clean water, clean land, clean air. Pada tahun 2014, Balikpapan berhasil menyabet ketiga indikator tersebut sehingga Balikpapan dinobatkan menjadi kota terbersih se-Asia Tenggara. Wow, menakjubkan bukan, sebuah prestasi yang sangat membanggakan untuk Indonesia.

Masyarakat Balikpapan selalu menjunjung motto ini, Balikpapan Kota Beriman. Kubangun dengan amal, kujaga dengan iman, dan kubela dengan do’a. Mungkin itu saja yang dapat saya berikan. Kurang lebihnya, saya harap pembaca dapat memberikan kritikan dan saran yang membangun di kolom komentar.

Referensi

Wikipedia

Tribunnews

Prokal