The Story Begin

1470993655532This is me, tiada kata yang tak dapat aku gambarkan sendiri untukku selain kata-kata kagum atas diriku sendiri, kata-kata kagumku kepada Allah SWT karena menciptakan diriku dan  menghadirkan diriku di dunia ini. Aku dilahirkan dari seorang ibu yang mengandungku selama 9 bulan lamanya, dilahirkan dari seorang ibu yang benar-benar mencintai anak-anaknya tulus. Pengorbanan yang beliau berikan sangatlah besar kepadaku, sehingga aku sendiri tidak tau membalasnya dengan apa, karena hal ini tidak dapat terbalaskan. Bapak yang setiap hari saya panggil abah, yang telah membiayai seluruh kehidupanku dari aku kecil hingga sekarang. Pengorbanan yang beliau berikan sangatlah besar dan terimakasihku sedalam-dalamnya kepada mama dan abahku, terimakasih ya Allah karena engkau telah memberikan orangtua yang begitu perhatian.

Aku sendiri anak ke-2 dari 3 bersaudara. Ketiganya laki-laki. Padahal mamaku sendiri memiki tekat dan keinginan yang kuat supaya punya anak perempuan. Masa kecilku sendiri aku habiskan untuk bermain setiap sore dengan teman-teman dan menonton kartun di televisi, sekarang hal ini sudah pudar dikarenakan tekhnologi yang semaki maju dan tontonan untuk anak-anak yang berkurang. Aku dilahirkan dan dibesarkan di Balikpapan, kota tercinta dengan segudang penghargaan. Kota beriman, bersih, indah, aman, dan nyaman, serta kota yang harus dibangun, dijaga, serta dibela, Kubangun dengan amal, kujaga dengan iman, kubela dengan doa. Semoga kota ini mendapatkan berkah selalu atas Allah SWT. Sekolah dari SD, SMP, SMA di Balikpapan semua, namun kali ini kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang.

Aku teringat  satu cerita jika aku pernah menjadi orang yang tidak memiliki passion sama sekali. Ketika ditanya jikalau sudah dewasa nanti ingin menjadi apa, aku selalu menjawab dengan profesi-profesi yang aku sendiri tidak meyakini jika aku ingin menjadi profesi tersebut, istilahnya membuat semacam alibi. Namun ketika aku baru saja menginjakkan kaki di Malang Raya, kala itu bulan Juli dan ini pertama kalinya aku menginjakkan kakiku di tanah Jawa, dengan peruntungan melihat sebuah seminar kala itu, akhirnya saya bertekat ingin menjadi seorang Public Speaking. Entahlah saya sendiri bingung darimana keinginan ini muncul. Tapi pada akhirnya aku memiliki sebuah keinginan yang bukan sebuah alibi lagi, akhirnya aku memiliki sebuah passion. Aku ingin menjadi pembicara yang dilihat banyak orang. Semoga selalu ada jalan untuk menggapai keinginanku tersebut.