Balikpapan Kota Beriman

 

Hasil gambar untuk balikpapan kota berimanSiapa sih yang tidak kenal Kota Balikpapan, kota yang menjadi sentral di Kalimantan Timur ini walaupun bukan ibukota Kalimantan Timur, namun Kota Balikpapan tentunya kota yang paling maju di antara kota lainnya di Kalimantan Timur. Terbukti dari catatan bahwa Kota Balikpapan ialah kota dengan biaya hidup termahal se-Indonesia dan banyaknya pendatang yang melakukan transmigrasi ke Kota Balikpapan. Balikpapan merupakan surga bagi pendatang. Banyak pendatang dari pulau Jawa maupun Sulawesi yang menggantungkan nasibnya di Kota Balikpapan ini. Tercatat di tahun 2014, tepatnya di bulan Oktober Balikpapan kedatangan pendatang yang melakukan urbanisasi sebanyak 26.000 jiwa.

Suku asli Kota Balikpapan ialah Suku Paser-Balik yang merupakan suku minoritas. Suku Paser Balik menjadi minoritas dikarenakan Kota Balikpapan sendiri didominasi oleh Suku Banjar, Suku Jawa, serta Suku Bugis. Pada awal mulanya Suku Balik sendiri ialah suku yang berdiri sendiri dan tidak bersatu dengan Suku Paser dikarenakan banyaknya perbedaan. Namun dikarenakan kesamaan rumpun akhirnya Suku Balik dan Suku Paser dijadikan satu yaitu menjadi Suku Paser Balik.Secara garis besar ada lima budaya dasar sukubangsa asal Kalimantan yang disebut Rumpun Kalimantan, empat di antaranya terdapat di Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan yaitu: Banjar, Kutai, Dayak, Paser yang biasa disingkat Komunitas BAKUDAPA atau jika ditambah etnis Tidung menjadi BAKUDAPATI (Banjar, Kutai, Dayak, Paser, Tidung). Bahasa daerah yang sering digunakan oleh masyarakat Balikpapan sendiri ialah 1) bahasa Paser, 2) bahasa Kutai, 3) bahasa Banjar 4) bahasa Bugis, 5) bahasa Jawa. Untuk bahasa informal atau bahasa kesehariaan sendiri terkadang bahasa yang dipakai iyalah bahasa serapan dari kelima bahasa daerah yang sering digunakan masyarakat Balikpapan, namun bahasa banjar lebih dominan didalam bahasa serapan untuk penggunaan bahasa sehari-hari masyarakat Balikpapan.

Balikpapan memiliki 5 kecamatan, namun terhitung sejak tahun 2012 ketika diberlakukannya Perda Balikpapan No. 8 tahun 2012, Balikpapan menambah satu lagi kecamatan yaitu kecamatan Balikpapan Kota sehingga kini total kecamatan di Balikpapan sendiri ada 6 kecamatan, diantaranya: 1) Balikpapan Timur, 2) Balikpapan Selatan, 3) Balikpapan Barat, 4) Balikpapan Utara, 5) Balikpapan Tengah, dan 6) Balikpapan Kota. Sedangkan kelurahan yang ada di Balikpapan sebanyak 34 kelurahan, diantaranya 1) Manggar, 2) Manggar Baru, 3) Lamaru, 4) Teritip, 5) Prapatan, 6) Klandasan Ulu, 7) Klandasan Iliri, 8) Damai, 9) Sepinggan, 10) Gn. Sari Ilir, 11) Gn. Sari Ulu, 12) Gn. Bahagia, 13) Karang Rejo, 14) Sumber Rejo, 15) Mekar Sari, 16) Muara Rapak, 17) Karang Jati, 18) Marga Mulyo, 19) Marga Sari, 20) Baru Tengah, 21) Baru Ulu, 22) Baru Ilir, 23) Kariangau, 24) Damai Baru, 25) Damai Bahagia, 26) Sungai Nangka, 27) Gn. Samarinda, 28) Batu Ampar, 29) Telaga Sari, 30) Gn. Samarinda Baru, 31) Graha Indah, 32) Sepinggan Baru, 33) Sepinggan Raya, 34) Karang Joang. Sedangkan RW dan RT di Balikpapan berjumlah 369 untuk RW dan 1.143 untuk RT.

Tingkat perekonomian Kota Balikpapan bertumpu pada sektor Industri minyak dan gas, perdagangan dan jasa. Kota Balikpapan memiliki bandara berskala internasional yang dikenal dengan nama Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman. Bandara ini sendiri termasuk kedalam peringkat ke-16 sedunia dengan pelayanan terbaik di dunia. Selain itu Balikpapan memiliki pelabuhan kapal Semayang dan pelabuhan minyak yang dimiliki oleh Pertamina.

Kota Balikpapan juga terkenal sebagai Kota Minyak. Walaupun disebut sebagai Kota Minyak, harga bbm di Balikpapan sendiri sangatlah mahal dari harga bbm di pulau Jawa. Motto Kota Balikpapan yang terkenal ialah kubangun, kujaga, kubela. Untuk maskot Kota Balikpapan ialah beruang madu. Beruang madu dijadikan maskot dikarenakan hewan ini sudah tergolong langka dan diambang kepunahan. Untuk itu Balikpapan berupaya untuk mengembang biakkan hewan omnivora ini, dan Balikpapan berupaya besar agar spesies ini tidak punah. Untuk alasan itulah Balikpapan mengenalkan beruang madu lewat maskot. Balikpapan juga terkenal sebagai salah satu kota yang selalu mendapat penghargaan-penghargaan bergengsi. Balikpapan pernah mendapatkan penghargaan oleh Environment Suistainable City (ESC). ESC Award ini sendiri merupakan ajang penghargaan tingkat internasional dalam bidang lingkungan. Tiga indikator yang menjadi pengukur di ajang ESC Award ini sendiri yaitu clean water, clean land, clean air. Pada tahun 2014, Balikpapan berhasil menyabet ketiga indikator tersebut sehingga Balikpapan dinobatkan menjadi kota terbersih se-Asia Tenggara. Wow, menakjubkan bukan, sebuah prestasi yang sangat membanggakan untuk Indonesia.

Masyarakat Balikpapan selalu menjunjung motto ini, Balikpapan Kota Beriman. Kubangun dengan amal, kujaga dengan iman, dan kubela dengan do’a. Mungkin itu saja yang dapat saya berikan. Kurang lebihnya, saya harap pembaca dapat memberikan kritikan dan saran yang membangun di kolom komentar.

Referensi

Wikipedia

Tribunnews

Prokal